Menyikapi Ujian Dalam Hidup Di Dunia

Menyikapi Ujian Dalam Hidup Di Dunia-Dalam hidup ini pastilah setiap orang pernah mengalami ujian yang sangat berat entah itu dalam hal kesehatan,hubungan antar manusia ataupun dalam hal materi,banyak dari kita yang menganggap bahwa ujian itu tidak layak untuk kita dapatkan entah itu karena kita telah merasa kita adalah orang yang selalu mengikuti semua perintahnya ataupun kita merasa telah banyak melakuan hal yang baik dalam hidup kita.

Menyikapi Ujian Dalam Hidup Di Dunia

Ujian Dalam Hidup

Yang harus kita pahami dalam hal ini sesugguhnya hidup ini adalah ujian,bagaimana dunia ini menjadi cobaan yang menjadikan kita sebagai manusia yang banyak bersukur atas karunianya atau manusia yang kufur akan nikmatnya,saat kita sedang ditempa cobaan hidup yang sangat berat sesunguhnya disaat itulah Allah sedang menguji kita,bagaimana kita bisa melewati ujian itu dengan tawakal dan ikhlas adalah kunci dari jawaban atas ujian yang sedang kita hadapi.

Saya sendiri dahulu merasa bahwa Allah sangat tidak adil bagaimana saya yang justru sedang berusaha mendekatkan diri kepadanya dengan banyak beribadah dan mencoba memperbaiki diri agar hidup saya sesuai dengan apa yag di ajarkan Allah dalam agamanya.Akan tetapi disaat itulah ujian datang bertubi-tubi,hingga ada saat saya merasa bahwa Allah tidak ingin saya menjadi orang yang baik (Maaf hanya Asumsi pada saat saya belum menemukan pencerahan),\

Justru pada saat saya sedang jauh darinya semua hajat yang saya inginkan sanga mudah dikabulkan,masalah yang datangpun tidak seberat yang saya alami disaat saya sedang mencoba mendekatkan diri padanya,akan tetapi disaat saya sedang berusaha mendekatkan diri padanya justru cobaan yang datang begitu berat,semua doa yang saya panjatkan belum dikabulkan oleh Allah SWT.Apa yang terjadi pikir saya saat itu kenapa Allah menguji saya sedemikian berat sehingga saya mempunyai prasangka yang buruk terhadap Allah SWT.Astagfirallah Hal adzim…..(Betapa buruk prasangka saya saat itu kepada-NYA).

Ujian Adalah Salah Satu Tanda Rasa  Sayang Allah Terhadap Mahluknya

Menyikapi Cobaan Dalam Hidup Di Dunia-Setelah melalui banyak perenungan dan berdiskusi dengan orang yang lebih banyak paham masalah agama akhirnya saya menemukan banyak pencerahan yang merupakan jawaban atas apa yang terjadi dalam hidup saya,ternyata Ujian Adalah Salah Satu Tanda Rasa  Sayang Allah Terhadap Mahluknya,betapa tidak ujian yang kita hadapai menjadikan kita lebih kuat dalam menghadapi hidup,betapa ujian dalam hidup ini dapat menaikan derajat kita dimata Allah takala kita bisa melewati cobaan itu dengan ikhlas dan berserah kepada Allah SWT.dan masih banyak lagi manfaat dalam ujian hidup yang kita dapatkan jika kita bisa melewatinya dengan baik.

Menyikapi Ujian Dalam Hidup Di Dunia

Bagaimana mungkin para nabi terdahulu mendapatkan ujian yang sangat berat,sedangkan kita sebagai manusia biasa tidak mendapatkan ujian sesuai dengan kemampuannya ? Bagaimana Nabi Muhammad saw. mendapatkan ujian yang sangat berat,dari dimusuhi kaumnya sendiri sampai ingin dibunuh oleh kaum musrikin pada saat itu,ataupun nabi-nabi lain yang juga banyak diuji oleh Allah idalam hidupnya,bukankah para nai-nabi Allah merupakan suri teladan yang patut kita contoh,dan dimana pada kahirnya dengan berserah diri kepada kehendak Allah adalah merupakan hal yang paling utama dalam hidup ini.

Layaknya seperti ujian dalam sekolah yang merupakan tolak ukur bagi kelulusan dan penyerapan ilmu yang diajarkan,begitu juga dalam ujian hidup merupakan tolak ukur dan peningkatan level iman kita terhadap Allah SWT.Oleh karena itulah sudah sepatutnya kita bisa melewati semia ujian hidup ini dengan hanya bersandar kepada Allah SWT.

Allah Tidak Akan menguji Kita melewati Batas Kemampuan Kita

Menyikapi Ujian Dalam Hidup Di Dunia-Dunia ini hanyalah sementara,kehidupan yang abadi telah menunggu kita apakah kita lebih memilh yang sementara dibandingkan yang abadi,hanya orang bdohlah yang memilih sementara dibandingkan yang abadi,berapa lama kita bisa hidup didunia ? rata-rata umur umat nabi Muhammad saw. hanya dikisaran 60 sampai 80 puluh tahun,sedangkan kehidupan di akhirat nanti adalah kekal abadi jadi untuk apa kita mersaukan hidup yang hanya sebentar bukankah lebih baik kita merisauan hidup yang abadi kelak.

Terlebih dalam menghadapi cobaan hidup,bagaimana kita bisa menerima semua takdir Allah dan mempunyai semboyan “Tiada daya upaya selain Allah SWT”,kita harus yakin pada semua kehendaknya,yakin bahwa semua yang terjadi didalam kehidupan kita merupakan yang terbaik untuk kita,tidak perlu berlebihan dalam menghadapi cobaan hidup.kehilangan harta.keluarga.jabatan dan apapun didunia ini tidaklah lebih baik dari pada kita kehilangan rahmat dan ridho-Nya saat Yaumil Akhir nanti.

Penutup

Sebagai Hamba-Nya jalan terbaik bagi kita untuk menghadapi setiap permasalahan hidup adalah berserah diri kepada-Nya.Selalu gantungkan harapan hanya kepada-Nya bukan mahluk seperti dokter,atasan,keluarga,teman dan yang lainnya,karena pada hakikatnya merekapun sama seperti kita mahluk Allah yang tentunya mempunyai keterbatasan dalam hidupnya.

Cukuplah Allah sebagai penolong,cukuplah berbaik sangka kepada Allah,jangan lah kita sebagai manusia merasa apa yang kita lakukan dalam hidup ini sudah lebih dari cukup,kaena hanya Allah yang maha tahu segala sesuatu didalam hidup ini bahkan Allah lebih tahu apa yang da dalam hati kita dari pada kita sendiri.

Semoga bermanfaat

 

Baca Juga Elegi Untuk Muhammad Assagi Pranez

 

One thought on “Menyikapi Ujian Dalam Hidup Di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *