PENGUJIAN PADA APLIKASI KONVERSI SUHU SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN VALIDATION TESTING

Pengantar Validation Testing

PENGUJIAN PADA APLIKASI KONVERSI SUHU SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN VALIDATION TESTINGPENGUJIAN PADA APLIKASI KONVERSI SUHU SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN VALIDATION TESTING-Sebuah software dikatakan sukses bila fungsi-fungsinya dapat memenuhi harapan pelanggan (sesuai dengan Software Requirement Specification) Dilakukan setelah integration testing dilakukan serta kesalahan-kesalahan yang ditemukan telah diperbaiki. Validasi berhasil jika fungsi-fungsi yang ada pada perangkat lunak telah sesuai dengan yang diharapkan oleh pemakai.

Merupakan kumpulan pengujian black-box yang memperlihatkan atau menunjukkan sesuai dengan yang diperlukan. Garis besar rencana pengujian dikerjakan dan prosedur pengujian didefinisikan dengan test case yang spesifik untuk menunjukkan sesuai dengan yang diperlukan. Rencana dan prosedur dirancang untuk menjamin seluruh keperluan fungsional telah terpenuhi, seluruh performansi dapat dicapai, dokumentasi dilakukan dengan benar.

Validasi adalah suatu tindakan yang membuktikan bahwa suatu proses/metode dapat memberikan hasil yang konsisten sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dan terdokumentasi dengan baik. Validasi dilakukan bila ada perubahan yang mempengarui produk secara langsung (major modification), produk baru atau produk lama dengan metode baru, exiting dan legacy product.

Pendekatan validasi pada aplikasi konversi suhu sederhana.

Pada tahapan ini Validasi yang digunakan beberapa parameter hasil output yang telah di hitung secara manual sehingga hasil output yang dihasilkan dapat di bandingankan dengan metode penghitungan lainnya dalam hal ini metode penghitungan manual pada aplikasi konversi suhu sederhana.

Prospective validation, digunakan untuk produk baru, sebelum memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Pada validasi ini produk yang dihasilkan tidak dijual ke pasaran, validasi dilakukan sebanyak 3 batch.

 

Concurrent Validation, digunakan untuk produk yang sudah tervalidasi tetapi akan ditentukan beberapa parameter yang baru validasi dilakukan sebanyak 3 batch

Concurrent Validation, Validasi yang dilakukan oleh technical service department meliputi kualifikasi alat, validasi proses, cleaning validation, validasi komputer, dan packaging validation. Sedangkan analytical method validation dilakukan oleh Quality Unit

Retrospective Validation, digunakan untuk established product dengan mengevaluasi proses berdasarkan historical data-data produksi, testing dan control validasi ini dilakukan sebelum Prospective validation

 

Persyaratan yang harus dilakukan dalam melaksanakan validasi adalah:

  1. Protokol validasi harus sudah tersedia dan telah diapprove
  2. Validation studies harus sesuai dengan protokol
  3. Data validasi dari studies harus dikumpulkan, dicatat dan disimpulkan
  4. Validation report harus direview oleh tiap departemen terkait dan diapprove oleh quality unit
  5. Data validasi harus terdokumentasi dengan baik
  6. Jika terdapat perubahan pada proses yang divalidasi harus dilaporkan

 

Kriteria Validasi Testing

Definisi pengujian            : Definisi pengujian harus jelas,singkat dan tidak meragukan

Sistem Pengujian          : Metode dimana pengujian dapat dilakukan

Evaluasi                                : Bagaimana manajemen pemroses data akan diukur dan dievaluasi pengujian

Standard                      : Standar dimana pengujian akan diukur

 

Validitas tes dapat dibedakan menjadi tiga macam berdasarkan tiga sudut pandang (dari arah isi yang diukur, dari arah rekaan teoritis atau disebut contruct atribut yang diukur, dan dari arah kriteria alat ukur), yaitu; 1). validitas isi (content validity), 2). validitas kontruksi (construct validity), dan 3). validitas berdasar kriteria (criterion-related validity).Pada aplikasi konversi suhu sederhana dapat diterjemahkan beberapa kriteria yaitu :

  1. validitas isi (content validity) Konten pada aplikasi konversi suhu sederhana sudah merespresentasikan kebutuhan user.
  2. validitas kontruksi (construct validity) bagaimana struktur aplikasi konversi suhu sederhana sudah menunjang kebutuhan spesifikasi program.
  3. validitas berdasar kriteria (criterion-related validity) adanya kriteria validitas yang telah ditentukan pada aplikasi konversi suhu sederhana yaitu output pembanding yang didapat dari penghitungan manual sebagai suatu kriteria validitas.

 

REVIEW KONFIGURATION

  • Merupakan bagian dari proses validasi.
  • Bertujuan untuk memastikan semua konfigurasi software telah dikembangkan dengan benar.
  • Review konfigurasi biasa disebut audit.

Hasil review pada pengembangan hasil validasi aplikasi konversi suhu sederhana dapat di paparkan sebagai berikut :

  1. Kemampuan aplikasi dalam mengimplementasikan kebutuhan user kurang mendetail sehingga output yang didapatkan hanya terbatas pada inputan tertentu dalam hal ini input textfield Celcius.
  2. Dapat diasumsikan Pengembang kurang memahami kebutuhan user ataupun kurangnya kemampuan rekayasa perangkat lunak atau mungkin user sendiri yang kurang memberikan spesifikasi kebutuhan produk.
  3. Dapat disarankan untuk memenuhi semua kebutuhan output yang dibutuhkan dalam berbagai macam kondisi inputan.

 

Pengujian Alpha dan Beta Testing

Alpha testing : Tujuannya untuk identifikasi dan menghilangkan sebanyak mungkin masalah sebelum akhirnya sampai ke user, dilakukan setelah software jadi oleh orang-orang yang tidak terlibat dalam pengembangan dan memang ahli dibidangnya. Terdapat formulir resmi evaluasi.

Beta testing : evaluasi sepenuhnya oleh pengguna. Pengguna dipilih 3 orang yang dibagi menjadi : potensial, average, dan slow learner. Mereka diberitahukan prosedur evaluasi, diamati proses penggunaannya, diwawancarai lalu dinilai dan dilakukan revisi. Pengujian beta ini merupakan sebuah aplikasi “live” dari perangkat lunak dalam suatu lingkungan yang tidak dapat dikontrol oleh pengembang.

Dilakukan pada sisi pengembang oleh seorang pelanggan. Menggunakan pada setting yang natural dengan pengembang “yang memandang” melalui bahu pemakai dan merekam semua kesalahan dan masalah pemakaian.

Dilakukan pada satu atau lebih pelanggan oleh pemakai akhir dalam lingkungan yg sebenarnya, pengembang biasanya tidak ada pada pengujian ini. Pelanggan merekan semua masalah (real atau imajiner) yg ditemui selama pengujian dan melaporkan pada pengembang pada interval waktu tertentu.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *